0
Kemajuan teknologi saat ini sangat berkembang pesat dan membantu manusia
untuk berinteraksi satu sama lain tanpa dibatasi oleh jarak dan waktu.
Kemudahan yang diberikan oleh teknologi tersebut mencakup banyak hal
serta merambah berbagai aspek kehidupan, mulai dari bisnis hingga
pendidikan.
Pada prinsipnya teknologi ini berkembang untuk memenuhi kebutuhan dan
keinginan manusia agar dalam kehidupannya dapat lebih mudah
berkomunikasi ataupun melakukan sesuatu. Namun dari segala efek positif
yang diterima oleh manusia terdapat pula berbagai efek negatif, baik
secara fisik dan mental.
Handphone merupakan salah satu dari perkembangan tekonogi. Dengan
kecanggihan teknologi saat ini, fungsi handphone tidak hanya sebagai
alat komunikasi biasa, tetapi manusia juga dapat mengakses internet,
SMS,
berfoto dan juga saling mengirim data. Dampak yang ditimbulkan dari
handpone mungkin tidak kita sadari sama sekali. Selain memudahkan dalam
berkomunikasi sebagai dampak positif yang manusia dapatkan, terdapat
pula dampak negatif yang manusia dapatkan sebagai akibat menggunakan
handphone atau telepon genggam ini.
Lalu apa pengaruh negatifnya? Kita mungkin jarang menyadari efek negatif
atau bahkan ada yang tidak menyadari sama sekali. Pasti diantara anda
banyak yang jika sedang tidur terkadang terganggu akibat handphone
berdering. Jika mendengar handphone berbunyi sudah pasti anda akan
langsung segera membukanya, seperti akan mendapat hadiah sebuah rumah.
Sekarang banyak banyak sekali operator yang muncul yang menawarkan
berbagai kemudahan dalam berkomunikasi, mulai dari tarif yang super
murah sampai pada free talk. Dari studi empiris yang dilakukan,
penggunaan telepon dalam waktu yang lama akan mengakibatkan jaringan
pada otak manusia terganggu!
Dari penggunaan berbagai macam alat digital ini kita juga semakin susah
untuk mengingat hari-hari penting kerabat atau orang-orang terdekat kita
karena selalu mencatatnya pada alat tersebut. Jika anda ditanya oleh
seseorang tanggal ulang tahun kakak atau orang tua anda belum tentu anda
mengingatnya bukan? Dengan kata lain, teknologi membuat kita semakin
malas untuk mengingat sesuatu yang sebenarnya bisa kita ingat dengan
mudah.
Gangguan diatas dapat dikatakan adalah dampak negatif psikologis yang di
terima manusia akibat tekhnologi handphone, terdapat juga dampak
negatif terhadap kesehatan manusia, diantaranya :
1. Radiasi
Sejumlah penelitian yang dilakuan menunjukkan radiasi telepon genggam
berakibat buruk terhadap tubuh manusia. Misalnya meningkatkan risiko
terkena tumor telinga dan kanker otak, berpengaruh buruk pada jaringan
otak, merusak dan mengurangi jumlah sperma hingga 30 persen,
mengakibatkan meningioma, neurinoma akustik, acoustic melanoma, dan
kanker kelenjar ludah. Sayangnya, tak satu pun 6 vendor telepon seluler
terbesar dunia merespon hasil-hasil penelitian tersebut. Boleh saja para
ahli mengingatkan bahayanya gelombang elektromagnetik, namun hampir
selalu ditanggapi produsen dengan statement, “Aman-aman saja.”
Meski belum ada kepastian terhadap hasil penelitian ini, pimpinan proyek
penelitian Franz Adlkofer menyarankan tindakan pencegahan dengan
menganjurkan penggunaan telepon genggam hanya dalam keadaan darurat
saja. Artinya, kalau di sekitar Anda tersedia telepon biasa sebaiknya
Anda menghindari memakai telepon seluler. Atau, menggunakan peralatan
hands-free kapan saja memungkinkan.
2. Gangguan Reproduksi
Seperti sebuah mitos, tetapi ada sedikit data yang menyebutkan bahwa
handphone dapat memberikan efek pada kesuburan pria. Faktanya, sebuah
penelitian yang dipublikasikan jurnal medis, Fertility & Serility,
menguji penggunaan handphone oleh 361 pria pada sebuah klinik kesuburan.
Hasilnya menunjukkan bahwa semakin sering seorang pria menggunakan
handphone-nya, semakin rendah jumlah, kualitas dan ketahanan sperma
mereka.
Pada bulan Oktober, dilaporkan sebuah penelitian yang dilakukan pada
hewan menemukan bahwa tikus yang diberi emisi handphone 6 jam perhari
selama 18 minggu memiliki kecenderungan yang lebih besar mengalami
kematian sperma dibandingkan dengan tikus yang tidak diberi perlakuan.
Peneliti tersebut mengatakan dari hasil tersebut bisa diyakini membawa
handphone dekat dengan alat reproduksi dapat memberi efek negatif pada
kesuburan.
3. Tumor Mulut
Penggunaan ponsel dalam waktu lama dan rutin akan meningkatkan resiko
tumor sekitar 50 persen dibanding mereka yang sama sekali tak
menggunakan ponsel.
Studi baru yang dilakukan ilmuwan Israel yang hasil penelitiannya dimuat
di American Journal of Epidemiology menyatakan bahwa setidaknya 402
orang mengalami tumor mulut dalam kondisi sedang, sementara 56 lainnya
masuk kategori kanker ganas. Penelitian ini melibatkan 1.266 pengguna
ponsel. Mereka yang menggunakan ponsel lebih dari normal, atau
menggunakan dalam waktu lama dan kontinyu beresiko mengembangkan tumor
pada parotid gland (kelenjar liur), yang terletak di mulut dengan posisi
dekat telinga. Pengguna ponsel di area pedesaan atau kawasan pinggiran,
di mana ponsel bekerja lebih keras untuk melakukan kontak dengan BTS
(Base Transceiver Station) terdekat, beresiko lebih besar terkena tumor.
Studi menyebutkan bidang elektromagnetik yang dipancarkan ponsel secara
kontinyu akan membuat sel tubuh bereaksi berlebihan. Namun tingkat
radiasi ponsel yang digunakan selama ini masih dinilai terlalu kecil
efeknya pada kesehatan bahkan untuk mengacaukan atau merusak struktur
DNA. Para ilmuwan masih terus melanjutkan misteri efek ponsel pada
kesehatan ini.
Namun dampak negatif yang ditimbulkan teknologi handphone terhadap
kesehatan dapat kita hindarkan dengan menggunakan handsfree agar radiasi
yang di pancarkan oleh handphone tidak langsung memancar ke otak.
Selain Handphone, komputer yang sangat banyak manfaatnya bagi masyarakat
saat ini pun mempunyai dampak negatif seperti kerap kali mengalami
gangguan seperti badan terasa pegal, kurang fresh, gangguan penglihatan
dan pergerakan otot yang kaku menyebabkan efek negatif bagi kesehatan
tubuh kita. Ini adalah dampak negatif akibat terlalu lama di depan
komputer. Apalagi bagi para praktisi bisnis yang dalam kesehariannya
dituntut untuk senantiasa berhadapan dengan teknologi, khusunya mereka
yang berkecimpung dalam bisnis online.
Dampak negatif yang ditimbulkan oleh teknologi komputer juga ada dampak negatif terhadap psikologi maupun kesehatan.
Dampak negatif psikologi yang ditimbulkan dari komputer antara lain :
1. Anti Sosial
Sikap dan perilaku anti sosial terbentuk dari terpaan isi program dari
fitur yang diciptakan dari media ini komputer. Salah satu fitur yang
banyak menghiasi isi software komputer adalah permainan. Baik anak-anak,
remaja sampai orang dewasa menggunakan komputer untuk memainkan
permainan kesukaan mereka masing-masing.
Contohnya saja mahasiswa-mahasiswa bermain permainan olahraga atau
perang-perangan seperti counter strike (CS) yang merupakan permainan
dalam komputer. Biasanya mereka memainkan permainan kesukaan mereka ini
disela-sela kegiatan mereka ketika jenuh atau sedang beristirahat.
Permainan komputer banyak memberikan bumbu-bumbu kekerasan di dalamnya.
Berdasarkan penelitian eksperimen dalam buku yang ditulis Andersen,
permainan komputer dengan kandungan kekerasan memiliki tingkat terpaan
kekerasaan yang sama seperti terpaan dalam prgram televisi. Bahkan
sebuah penelitian menyatakan bahwa permainan video (video games)
memiliki kemampuan lebih besar untuk membuat anak-anak menjadi kurang
sensitif terhadap kekerasan dibandingkan televisi atau pun pengalaman
kehidupan yang bersinggungan dengan kekerasan.
2. Computer Anxiety (kecemasan, ketakutan terhadap komputer)
Ketakutan terhadap komputer ini menerpa hampir sepertiga populasi
pengguna dewasa komputer. Beberapa akibat dari kasus yang paling
menakutkant yang dirasakan terhadap komputer adalah mual-mual, vertigo,
dan keringat yang bercucuran. Penyebab ketakutan mereka ada banyak hal
dan salah satunya karena ketakutan mereka akan mendapatkan bencana
dengan menekan kunci yang salah.
Dalam hal ini ketakutan mereka dihubungkan dengan tingkat privasi yang
dapat ditembus karena kesalahan mereka menekan tombol misalnya saja
menekan gambar spam yang ada dalam internet. Penyebab lainnya adalah
perasaan lepas kendali yang dirasakan orang-orang non teknis atau tidak
memilki kemampuan teknis pada komputer ketika dihadapkan pada sistem
teknis yang kompleks dan menyulitkan. Biasanya ketakutan tergadap
komputer ini dialami oleh perempuan-perempuan dan orang yang mempunyai
kemampuan matematika yang rendah.
3. Adiksi terhadap internet
Komputer juga dapat membuat kecenderungan adiksi pada semua orang yang
menggunakan komputer. Perasaan ini mendorong orang untuk terus-menerus
menggunakan komputer layaknya orang yang mengidap ketagihan narkotika.
Komputer beserta fitur yang ditawarkannya secara tidak sengaja membentuk
komputer menjadi sperti obat yang harus diminum dan jika tidak diminum
akan menimbulkan rasa sakit tersendiri yang dialami para penggunanya.
Situs-situs yang ada dalam internet dengan jasa dan layanan yang
ditawrakna dapat memenuhi kepuasan dan kebutuhan orang yang memakainya.
Situs permainan, layanan komunikasi interaktif membuat komputer menjadi
komoditi teknologi yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia
sama seperti keberadaan telepon seluler saat ini. Rasa ketagihan yang
membuat orang terus menerus menggunakan komputer menurut para ahli
merupakan indikasi dari pembentukan kebiasaan media. Dan yang mematikan
adiksi ini dapat menghancurkan kehidupan manusia. Jadi kehidupan
seseorang dapat hancur melalui internet karena perilaku adiksinya
terhadap internet.
Sedangkan Efek Negatif terhadap kesehatan manusia yang ditimbulkan oleh teknologi komputer adalah antara lain :
1. Radiasi Monitor
Mata adalah organ tubuh yang paling mudah mengalami penyakit akibat
kerja, karena terlalu sering memfokuskan bola mata ke layar monitor.
Tampilan layar monitor yang terlalu terang dengan warna yang panas
seperti warna merah, kuning, ungu, oranye akan lebih mempercepat
kelelahan pada mata. Selain dari itu, pantulan cahaya (silau) pada layar
monitor yang berasal dari sumber lain seperti jendela, lampu penerangan
dan lain sebagainya, akan menambah beban mata. Pencahayaan ruangan
kerja juga berpengaruh pada beban mata. (1,3)Pemakaian layar monitor
yang tidak ergonomis dapat menyebabkan keluhan pada mata.
Berdasarkan hasil penelitian, 77 % para pemakai layar monitor akan
mengalami keluhan pada mata, mulai dari rasa pegal dan nyeri pada mata,
mata merah, mata berair, sampai pada iritasi mata bahkan kemungkinan
katarak mata.
Bila operator komputer menggunakan soft lens (lensa mata), kelelahan
mata akan lebih cepat terasa, karena mata yang dalam keadaan memfokuskan
ke layar monitor akan jarang berkedip sehingga bola mata cepat menjadi
kering dan ini menyebabkan timbulnya gesekan antara lensa dan kelopak
mata.
Ruang berpendingin (AC) akan lebih memperparah gesekan tersebut, karena
udara ruangan ber AC akan kering sehingga air mata akan ikut menguap.
Menurut hasil penelitian yang penulis lakukan, untuk operator komputer
yang bekerja 8 jam per hari terus menerus, ternyata radiasi yang keluar
dari komputer (khususnya sinar-X) sangat rendah yaitu sekitar 0,01739 m
Rem per tahun.
Harga tersebut jauh lebih rendah dari pada radiasi yang berasal dari
sinar kosmis dan dari radiasi bumi (terresterial radiation) yang
berkisar 145 m Rem per tahun. Sedangkan laju dosis radiasi yang
diizinkan untuk masyarakat umum adalah 500 m Rem per tahun
Akhir-akhir ini banyak dijual kaca filter untuk layar monitor yang
dipromosikan sebagai filter radiasi yang keluar dari komputer.kaca
filter yang dijual di pasaran lebih sesuai sebagai filter kesilauan
(glare) dari cahaya layar komputer, bukan sebagai filter radiasi. (2)
2. Terganggunya Syaraf
Printer yang menggunakan sistim buble jet kebisingannya relatif lebih
rendah bila dibandingkan dengan printer sistim dot matrix. Saat ini
printer yang paling rendah kebisingannya adalah sistim laser printer.
Kebisingan yang tinggi dapat mempengaruhi syaraf manusia dan hal ini
dapat berakibat pada kelelahan maupun rasa nyeri.
Adapun batas kebisingan yang diizinkan untuk bekerja selama kurang dari 8
jam per hari adalah 80 dB. Sedangkan ruang kerja yang ideal adalah
dengan kebisingan sekitar 40 – 50 dB. Apabila di dalam ruang kerja
terdapat mesin pendingin (AC), maka kebisingan akan bertambah selain
dari suara printer.
3. Repetitive Strain Injury (RSI)
RSI merupakan sebuah terminologi yang mengacu pada beberapa variasi
keluhan kerangka otot (musculoskeletal). Ini menyangkut keluhan yang
dikenal dengan sakit urat otot. RSI meliputi gangguan lengan atas
berkaitan dengan kerja (Work-Related Upper Limb Disorders) dan luka
penggunaan berlebihan yang berhubungan dengan kerja (Occupational
Overuse Injuries).
Keluhan ini terutama diderita oleh para pekerja dengan posisi duduk yang
statis saat menggunakan komputer atau menggunakan gerakan tangan yang
berulang (repetitive) setiap hari, beban kerja yang statis (seperti
menggenggam mouse), membiarkan lengan membengkok, dan sejenisnya dalam
waktu yang cukup lama. Ini akan bertambah buruk jika tempat kerja tidak
didesain secara ergonomis, misalnya posisi keyboard dan layar monitor
yang terlalu tinggi atau terlampau rendah, kursi tidak menopang badan
untuk duduk tegak, dan sebagainya.
Hal ini akan semakin parah bila ditambah lingkungan kerja yang kurang bergerak, kurang istirahat, mengandung stress tinggi dengan deadline dan laporan rutin serta lainnya. Apalagi jika Anda perokok, menderita kegemukan (obesitas), lemah otot, memiliki tangan yang terasa dingin serta kurang berolah raga.
Hal ini akan semakin parah bila ditambah lingkungan kerja yang kurang bergerak, kurang istirahat, mengandung stress tinggi dengan deadline dan laporan rutin serta lainnya. Apalagi jika Anda perokok, menderita kegemukan (obesitas), lemah otot, memiliki tangan yang terasa dingin serta kurang berolah raga.
Gejala awal RSI dapat muncul pada berbagai tempat dari pangkal lengan
hingga ke ujung tangan. Gejala yang menjadi tanda peringatan menyangkut:
• Kesulitan membuka dan menutup tangan
• Otot tangan terasa kaku (misalnya hingga kesulitan mengancing baju)
• Kesulitan menggunakan tangan (untuk membalik halaman buku, memutar tombol, memegang mug)
• Bangun dengan rasa sakit di pergelangan tangan atau mati rasa di tangan, terutama di awal pagi hari
• Tangan terasa dingin
• Tangan gemetar (tremor)
• Tangan terasa canggung, bergetar atau bahkan mati rasa.
Semoga Materi kali ini berguna bagi para Computer Freak , dan dapat
menjadi pembelajaran bagi kita untuk berhati-hati dalam menggunakan
teknologi , khususnya Komputer.
komentar :
Handphone dan komputer adalah teknologi canggih di zaman modern ini,tetapi masing masing memiliki dampak positif dan negatif nya. Misalnya handphone dampak negatif nya yaitu radiasi, tetapi banyak juga dampak positif nya,kita bisa berkomunikasi dengan orang lain tanpa harus bertatap muka. Komputer juga memiliki dampak negatif nya,misal nya terganggunya syaraf, namun dampak positif nya juga banyak,misal nya mampu membantu pekerjaan perkantoran dengan mudah dan instan.
