PSIKOLOGI & INTERNET DALAM LINGKUP INTRAPERSONAL (PENULISAN)
4. PSIKOLOGI DAN INTERNET DALAM
LINGKUP INTRAPERSONAL
1. PERAN SOSIAL INDIVIDU
Perilaku prososial dapat dimengerti
sebagai perilaku yang menguntungkan penerima, tetapi tidak memiliki keuntungan
yang jelas bagi pelakunya. Perilaku prososial meliputi segala bentuk tindakan
yang dilakukan atau direncanakan untuk menolong, tanpa memperhatikan motif
penolongnya. Perilaku prososial mencakup kategori yang lebih luas yaitu
meliputi segala bentuk tindakan yang dilakukan atau direncanakan untuk menolong
orang lain, tanpa memperdulikan motif-motif si penolong. Beberapa jenis
perilaku prososial tidak merupakan tindakan altruistik (tindakan sukarela yang
dilakukan seseorang atau sekelompok orang untuk menolong orang lain tanpa
mengharapkan imbalan apa pun).
2. DAMPAK NEGATIF DALAM PENGGUNAAN INTERNET
2. DAMPAK NEGATIF DALAM PENGGUNAAN INTERNET
1. Antisosial
Adakalanya seseorang yang telah
kecanduan internet, bisa saja menghiraukan social disekelilingnya, orang
tersebut bisa terpaku seharian di internet tanpa tahu apa yang ada di
lingkunagnnya, hal ini memang cukup berbahaya jika terjadi, untuk itulah jia
anda seorang netter, sebisa mungkin luangkan waktu untuk sekedar berbincang
atau bercakap-cakap dengan masyrakat sekitar.
2. Pornografi
Anggapan yang menyebutkan bahwa
internet identik dengan pornografi, itu tidak salah. Dengan kekuatan untuk
berikan informasi yang dimiliki internet, pornografi merajalela. Untuk
mengantisipasi semua itu, ‘browser’ produsen merampungkan program mereka dengan
kekuatan untuk memilih type home page yang bisa ditemukan photo secara online.
di pornografi serta kekerasan dapat menyebabkan dorongan pada seseorang untuk
lakukan tindak pidana.
3. Gambling
Sudah tidak dapat dipungkiri bahwa
dengan adanya internet, sangat menguntungkan bagi pelaku perjudian, betapa
tidak, perjudian di sekarang inis emakin makak, bahkan perjudian di internet
diatus dengan sedemikian ruma sehingga seseorang yang melakukan judi dapat
berada di tempat yang sangat jauh.
4. Deindividuasi
Deindividuasi adalah keadaan
hilangnya kesadaran akan diri sendiri ( self awareness ) dan pengertian
evaluatif terhadap diri sendiri (evaluation apprehension) dalam situasi
kelompok yang memungkinkan anominitas dan mengalihkan atau menjauhkan perhatian
dari individu.
Deindividuasi dapat mengarahkan individu kepada keleluasaan dalam melakukan agresi sehingga agresi yang dilakukan bisa lebih intens. Hal itu didukung penelitian penjara tiruan oleh Zimbardo dan kolega-koleganya. Deindividuasi mengurangi peran identitas diri atau personalitas individu pelaku ataupun korbannya. Pada kondisi normal, identitas diri berfungsi mambatasi intensitas agresi.
Deindividuasi dapat mengarahkan individu kepada keleluasaan dalam melakukan agresi sehingga agresi yang dilakukan bisa lebih intens. Hal itu didukung penelitian penjara tiruan oleh Zimbardo dan kolega-koleganya. Deindividuasi mengurangi peran identitas diri atau personalitas individu pelaku ataupun korbannya. Pada kondisi normal, identitas diri berfungsi mambatasi intensitas agresi.

0 komentar:
Posting Komentar